JAYAPURA, Papuawone.com – Ratusan siswa di Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Para pelajar yang berasal dari sejumlah sekolah di Distrik Depapre itu mengalami gejala seperti pusing, mual, demam, sakit perut, hingga kejang-kejang, sehingga harus mendapatkan penanganan medis di RSUD Yowari.
Seiring bertambahnya jumlah korban, Pemerintah Kabupaten Jayapura mendirikan empat tenda darurat di halaman RSUD Yowari untuk menampung para siswa yang menjalani perawatan. Langkah tersebut dilakukan agar pelayanan kesehatan terhadap korban dapat berjalan maksimal di tengah terus meningkatnya jumlah pasien.
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh yayasan yang mengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Jayapura guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Menurut Yunus Wonda, fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh siswa mendapatkan penanganan kesehatan yang optimal. Pemerintah Kabupaten Jayapura juga memastikan seluruh biaya perawatan, termasuk kebutuhan makan dan minum para korban selama menjalani perawatan, akan ditanggung oleh pemerintah daerah.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban meninggal dunia. Namun, jumlah siswa yang menjalani perawatan masih terus bertambah sehingga pendataan korban masih dilakukan oleh tim medis dan pemerintah daerah. Pihak berwenang juga masih melakukan penelusuran untuk mengetahui penyebab pasti dugaan keracunan tersebut. (Redaksi)


Comment