Daerah Internasional
Beranda » Berita » Papua Didorong Jadi Pusat Ketahanan Pangan Indonesia–Pasifik, MSG Diajak Berperan

Papua Didorong Jadi Pusat Ketahanan Pangan Indonesia–Pasifik, MSG Diajak Berperan

 

JAYAPURA, Papuawone.com – Gagasan menjadikan Papua sebagai bagian strategis dari pusat ketahanan pangan Indonesia dan kawasan Pasifik diperkenalkan melalui diskusi buku Papua: The Heart of Indonesia–Pacific Food Resilience di Port Vila, Vanuatu, dan Suva, Fiji, Jumat (9/10/2026).

Buku karya Steve Rick Elson Mara, yang juga Ketua Melanesian Youth Diplomacy Forum (MYDIF), mengangkat potensi Papua dalam mendukung ketahanan pangan regional di tengah tantangan perubahan iklim dan gangguan rantai pasok.

Dalam pemaparannya, Steve menyoroti kekayaan sumber daya pangan Papua, mulai dari pertanian, perikanan hingga pangan lokal yang dapat dikembangkan sebagai fondasi ketahanan pangan berkelanjutan.

Menurutnya, pengembangan Papua tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga perlu didukung pengolahan, penyimpanan, transportasi, distribusi, teknologi, serta akses pasar.

HUT ke-70 GKI di Tanah Papua, Tonny Tesar Kunjungi Jemaat Dondai Serap Aspirasi

Diskusi di Suva, Fiji, turut membahas dampak perubahan iklim, pentingnya konsumsi pangan lokal, kesehatan masyarakat, serta kesiapan negara-negara Pasifik menghadapi bencana alam dan gangguan pasokan pangan.

Dalam forum tersebut, Presiden Fiji Indonesia Friendship Association mendorong agar Melanesian Spearhead Group (MSG) lebih aktif membahas kerja sama ketahanan pangan, termasuk peluang pengembangan pusat produksi dan penyimpanan pangan regional dengan melibatkan Indonesia.

Steve menegaskan, pembangunan ketahanan pangan Papua harus melibatkan masyarakat adat, menghormati hak masyarakat lokal, dan memperhatikan kelestarian lingkungan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Ia menilai, kerja sama pangan dapat menjadi jembatan baru untuk memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara Pasifik melalui pertukaran pengetahuan, teknologi, pendidikan, pertanian, dan perikanan.

Melalui gagasan tersebut, Papua diharapkan dapat berperan lebih strategis dalam membangun sistem pangan yang tangguh sekaligus membuka peluang kolaborasi regional untuk menghadapi tantangan pangan dan perubahan iklim di kawasan Pasifik.(Redaksi)

Jelang Musda Demokrat Papua Pegunungan, IMDI Ingatkan 3 Aturan Baru AD/ART Partai

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement