Ketua DPRK Supiori, Dolfinus D Mansoben, saat melakukan kunjungan ke SD YPK Sorendiweri dan SMP N Mansoben, pada Rabu, 28/10/2026.
SUPIORI, PapuaWone.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Supiori, Dolfinus D. Mansoben, mengunjungi SD YPK Sorendiweri dan SMP Negeri Mansoben di Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori, Papua, Rabu (28/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menemukan sejumlah kekurangan fasilitas pendidikan dan berkomitmen mengawal pemenuhannya demi mendukung proses belajar mengajar yang lebih baik.
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sekolah, memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik, serta mengidentifikasi kebutuhan sarana dan prasarana yang masih perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.
Saat mengunjungi SD YPK Sorendiweri, Dolfinus menemukan keterbatasan meja dan kursi yang digunakan siswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Menurutnya, ketersediaan fasilitas belajar yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman dan efektif.
Ia pun menyatakan akan mengawal kebutuhan tersebut agar penambahan meja dan kursi dapat direalisasikan.
“Di SD YPK Sorendiweri ada beberapa hal yang kurang, seperti meja dan kursi untuk dipakai belajar. Untuk itu, saya akan mengawal kekurangan ini dan berusaha memberikan meja dan kursi yang baru bagi sekolah ini, agar proses belajar mengajar guru dan siswa-siswi bisa berjalan dengan baik,” ujar Dolfinus Mansoben.
Wakil Kepala SD YPK Sorendiweri, Robeka Sukan, S.Pd.Gr., menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kunjungan Ketua DPRK Supiori. Ia mengapresiasi komitmen Dolfinus untuk membantu memperjuangkan kebutuhan fasilitas belajar di sekolah tersebut.
Usai mengunjungi SD YPK Sorendiweri, Dolfinus melanjutkan kunjungan ke SMP Negeri Mansoben. Di sekolah ini, ia bertatap muka langsung dengan para guru untuk mendengarkan berbagai masukan, kendala, serta kebutuhan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil pertemuan tersebut, salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian adalah pembangunan pagar sekolah. Fasilitas ini dinilai penting untuk menjaga keamanan lingkungan sekolah sekaligus membantu meningkatkan kedisiplinan siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung.
Dolfinus mengatakan, aspirasi yang disampaikan para guru dan kepala sekolah akan menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait.
“Dari hasil bincang-bincang saya dengan para guru dan kepala sekolah, saya mendapatkan beberapa masukan dan juga permintaan bantuan. Salah satunya adalah pagar sekolah yang harus dibangun untuk mengantisipasi para siswa-siswi keluar dan tidak mengikuti mata pelajaran di sekolah,” ungkapnya.
Ia menegaskan akan mengawal kebutuhan pembangunan pagar tersebut agar dapat direalisasikan, baik pada tahun ini maupun tahun depan, sesuai dengan proses dan ketersediaan anggaran.
“Dan itu akan saya kawal dan penuhi agar pembangunan pagar sekolah dapat terlaksana di tahun ini maupun di tahun depan, agar siswa-siswi aman belajar di dalam lingkungan sekolah,” tambahnya.
Kunjungan ke dua sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya DPRK Supiori untuk menyerap aspirasi secara langsung dari lingkungan pendidikan sekaligus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelayanan publik di daerah.
Melalui kunjungan lapangan seperti ini, berbagai persoalan yang dihadapi sekolah diharapkan dapat teridentifikasi secara lebih jelas sehingga menjadi bahan koordinasi dan tindak lanjut bersama pemerintah daerah serta instansi terkait.
Pemenuhan fasilitas belajar, termasuk meja dan kursi serta pembangunan pagar sekolah, diharapkan dapat menunjang kenyamanan, keamanan, dan kedisiplinan siswa dalam mengikuti pembelajaran.
Dolfinus berharap perhatian terhadap kebutuhan sekolah terus ditingkatkan agar kualitas pendidikan di Kabupaten Supiori semakin baik dan para siswa dapat belajar dalam lingkungan yang aman serta didukung sarana prasarana yang memadai.
Dengan demikian, aspirasi yang disampaikan pihak sekolah diharapkan tidak berhenti pada pertemuan semata, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret sesuai kewenangan, perencanaan, dan kemampuan anggaran pemerintah daerah.(Redaksi)


Comment