JAYAPURA, PapuaWone.com – Kehadiran infrastruktur jalan yang lebih baik mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Jayapura. Ruas Jalan Skory-Puay di Distrik Kemtuk yang dibangun melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) kini mampu memangkas waktu tempuh masyarakat secara signifikan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat tiba di Papua, Kamis (17/9/2026). Tanpa menunggu lama, AHY langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi jalan sekaligus memastikan pembangunan yang telah dikerjakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ruas Skory-Puay sepanjang 7,7 kilometer tersebut kini telah mencapai progres 100 persen. Pekerjaan mencakup peningkatan badan jalan dengan lebar sekitar 5,5 meter, pengaspalan setebal 5 sentimeter, serta rehabilitasi 11 jembatan yang berada di sepanjang ruas tersebut.
AHY mengatakan, pembangunan jalan tidak boleh hanya berhenti pada pencapaian pekerjaan fisik. Infrastruktur harus mampu menjawab persoalan masyarakat, terutama dalam membuka akses transportasi, memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah, puji syukur, hari ini sudah terbangun jalan yang mulus walaupun tentu belum semuanya. Ini sesuatu yang harus kita syukuri, tetapi kita juga tidak berhenti. Kita ingin melanjutkan pembangunan,” kata AHY saat meninjau ruas jalan tersebut.
Waktu Tempuh Terpangkas Drastis
Salah satu perubahan paling terasa setelah jalan diperbaiki adalah waktu perjalanan masyarakat.
Sebelumnya, perjalanan dari Skory menuju Puay membutuhkan waktu sekitar 40 hingga 45 menit. Bahkan dalam kondisi tertentu, akses tersebut sulit dilalui kendaraan biasa dan masyarakat harus menggunakan motor trail.
Kini, setelah ruas jalan diperbaiki dan diaspal, perjalanan dapat ditempuh hanya sekitar 15 menit.
Bagi AHY, perubahan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
“Artinya pengurangan jarak atau waktu tempuh ini mudah-mudahan bisa sangat membantu masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari. Termasuk untuk perdagangan, belanja, bercocok tanam, kemudian juga anak-anak sekolah dan lain sebagainya,” ujarnya.
Menurutnya, semakin mudah akses transportasi, semakin besar pula peluang masyarakat untuk mengembangkan berbagai aktivitas ekonomi dan sosial.
Jalan yang sebelumnya menjadi salah satu kendala mobilitas kini diharapkan dapat menjadi penghubung yang memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Jayapura.
Pemerintah Diminta Tidak Berhenti
AHY menegaskan pembangunan infrastruktur di Papua harus dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat. Karena itu, pemerintah pusat akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melihat berbagai persoalan infrastruktur yang masih membutuhkan penanganan.
“Masalahnya apa, solusinya juga harus bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembangunan di Papua membutuhkan kesinambungan. Jalan yang telah selesai dibangun harus terus dijaga dan, pada saat yang sama, pemerintah perlu melanjutkan pembangunan pada wilayah lain yang masih menghadapi keterbatasan akses.
AHY juga memastikan pemerintah pusat tetap memberikan perhatian terhadap pembangunan di Papua.
“Percayalah bahwa Papua juga selalu mendapatkan perhatian khusus dan dukungan dari pemerintah pusat,” katanya.
Dihadiri Sejumlah Pejabat
Peninjauan ruas Jalan Skory-Puay di Distrik Kemtuk turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur pemerintah daerah.
Di antaranya Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri, Ketua DPRD Provinsi Papua Deny Heny Bonay, Bupati Jayapura Yunus Wonda, Kajati Papua Jefferdian, Dankomaral X Jayapura Mayjen TNI (Mar) Sugianto, Danlanud SPR Marsma TNI Mokh Mukson, Kepala BBJN Papua-Papua Pegunungan Denny Firmansyah, serta perwakilan masyarakat Kampung Skory melalui Badan Musyawarah Kampung, Julianus Way Nyambe, dan Kepala Suku Kampung Aimbe, Adam Uime.
Kehadiran pemerintah pusat bersama jajaran pemerintah daerah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan infrastruktur di Papua tidak sekadar mengejar target pekerjaan, tetapi benar-benar terhubung dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan selesainya peningkatan Jalan Skory-Puay, akses masyarakat di kawasan tersebut diharapkan semakin terbuka, mobilitas menjadi lebih cepat, dan aktivitas ekonomi maupun pendidikan dapat berjalan lebih mudah.
Bagi masyarakat setempat, jalan yang lebih baik bukan sekadar hamparan aspal baru, tetapi juga menjadi bagian penting dari terbukanya akses menuju berbagai kesempatan dan pelayanan.(Redaksi)


Comment