Kriminal
Beranda » Berita » KKB Papua Tewaskan 10 Pendulang Emas di Pegunungan Bintang, Aparat Fokus Evakuasi dan Pengejaran Pelaku

KKB Papua Tewaskan 10 Pendulang Emas di Pegunungan Bintang, Aparat Fokus Evakuasi dan Pengejaran Pelaku

 

Pegunungan Bintang, PW – Aksi kekerasan kembali terjadi di wilayah Papua Pegunungan. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua diduga menewaskan sedikitnya 10 orang pendulang emas di Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Aparat gabungan kini masih terus melakukan proses evakuasi korban, pencarian terhadap warga yang dilaporkan selamat, serta pengejaran terhadap kelompok pelaku.

Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan berdasarkan data sementara yang diterima petugas di lapangan, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 10 orang. Namun, angka tersebut masih berpotensi bertambah mengingat sejumlah pendulang emas lainnya dilaporkan masih bersembunyi di kawasan hutan sekitar lokasi kejadian.

“Data sementara yang kami terima, terdapat 10 korban meninggal dunia. Namun jumlah ini masih bisa bertambah karena masih ada beberapa warga yang dilaporkan belum ditemukan dan diduga masih bersembunyi di sekitar lokasi,” ujar Yusuf Sutejo.

Dari hasil investigasi awal dan analisis terhadap video yang beredar, aparat menduga aksi penyerangan tersebut dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata Batalyon Yamue yang dipimpin oleh Ronald Hiluka alias Dejang Hiluka.

BOM PERANG DUNIA II NYARIS MELEDAK DI SENTANI, JAYAPURA

Menurut Yusuf, kelompok tersebut diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang, dengan persenjataan berupa satu pucuk senjata jenis AR-15 serta sejumlah senjata api rakitan.

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diduga merupakan kelompok pimpinan Ronald Hiluka alias Dejang Hiluka. Saat ini kami masih terus mendalami jaringan kelompok tersebut,” jelasnya.

Untuk mempercepat penanganan, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama unsur Forkopimda Kabupaten Boven Digoel terus melakukan koordinasi intensif guna mendukung proses penyelidikan, pengamanan wilayah, serta percepatan evakuasi korban.

Selain itu, petugas juga terus mengumpulkan berbagai petunjuk lapangan dan melakukan pendalaman terhadap jaringan kelompok pelaku untuk kepentingan penegakan hukum.

Meski lokasi kejadian berada di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang, akses menuju lokasi diketahui lebih mudah melalui Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, karena kondisi geografis kawasan yang berat dan dikelilingi hutan lebat.

44 Pendulang Emas Selamat dari Serangan KKB, Aparat TNI/Polri Lakukan Evakuasi

Akibat medan yang sulit, proses evakuasi dilakukan dengan membuka jalur darurat atau membabat hutan menuju titik lokasi kejadian. Pos aju serta titik evakuasi sementara kini dipusatkan di Tanah Merah untuk mempermudah mobilisasi personel gabungan.

Hingga saat ini, aparat masih memprioritaskan tiga langkah utama, yakni mengevakuasi korban meninggal dunia, menyelamatkan korban yang masih hidup, serta melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan seluruh personel dikerahkan secara maksimal untuk menangani situasi tersebut.

“Fokus utama kami saat ini adalah menyelamatkan korban selamat, mengevakuasi para korban meninggal dunia, serta melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku secara profesional dan terukur,” tegas Faizal.

Ia menambahkan bahwa kondisi medan yang ekstrem menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan, sehingga aspek keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama.

Situasi Wamena Mencekam, Tokoh Adat dan Pemerintah Diminta Gelar Pertemuan Khusus

Sementara itu, aparat juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pendulangan maupun penambangan ilegal di wilayah rawan konflik tersebut, mengingat risiko ancaman keselamatan yang sangat tinggi.

Diketahui, aksi pembunuhan terhadap para pendulang emas ini terjadi pada 18 Mei 2026 di kawasan hutan lindung lokasi penambangan Distrik Awimbon.

Peristiwa ini kembali menambah daftar panjang aksi kekerasan di wilayah rawan konflik Papua, sekaligus menjadi peringatan serius terkait bahaya aktivitas ilegal di kawasan yang selama ini dikenal rawan gangguan keamanan.

Laporan: Humas Operasi Damai Cartenz 2026

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement