JAYAPURA, PW – Kepolisian Daerah Papua kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan jalanan melalui Operasi Sikat Cartenz 2026. Hingga hari ke-27 pelaksanaan operasi, Polda Papua berhasil mengungkap 58 kasus kriminal dan mengamankan 64 tersangka yang diduga terlibat dalam berbagai tindak pidana.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil tindak lanjut atas laporan masyarakat di wilayah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom.
Kasus yang berhasil diungkap meliputi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian dengan kekerasan (curas). Berdasarkan hasil penyidikan, sebagian besar pelaku mengaku melakukan aksi kejahatan karena faktor ekonomi, pengaruh lingkungan sosial, serta gaya hidup.
Dalam menjalankan aksinya, pelaku curanmor umumnya merusak sistem kunci kontak kendaraan untuk membawa kabur sepeda motor. Sementara pelaku curat lebih sering beraksi pada malam hari dengan membobol pintu atau jendela rumah korban guna mengambil barang-barang berharga.
Selain menangkap para tersangka, polisi juga mengamankan berbagai barang bukti hasil kejahatan, di antaranya 60 unit sepeda motor, 13 unit telepon genggam, 12 barang elektronik, serta uang tunai sebesar Rp2.750.000.
Pelaksana Tugas Karo Ops Polda Papua, Kombes Pol. Dede Alamsyah, menjelaskan bahwa Operasi Sikat Cartenz merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan menekan angka kriminalitas konvensional di wilayah Papua.
Menurutnya, sepanjang Januari hingga Juni 2026, Polda Papua menerima ratusan laporan terkait kasus curanmor, curat, dan curas. Melalui operasi ini, kepolisian tidak hanya berupaya mengungkap kasus, tetapi juga menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
Polda Papua menegaskan akan terus meningkatkan upaya pemberantasan kejahatan jalanan, memburu para pelaku yang masih buron, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif sehingga aktivitas dan roda perekonomian masyarakat di Papua dapat berjalan dengan aman dan lancar.(Redaksi)


Comment