Jayapura, PW – Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H. memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan oleh pengurus gereja maupun masjid di Kabupaten Jayapura akan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Jayapura dan ditargetkan dapat dijawab secara bertahap pada tahun 2026 hingga 2027.
Kepastian tersebut disampaikan Bupati Yunus Wonda usai melakukan kunjungan kerja bersama jajaran pemerintah daerah ke sejumlah gereja di Kampung Toladan, Sentani, pada Jumat (22/5/2026) sore.
Menurut Bupati Yunus, pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan perhatian penuh terhadap kebutuhan tempat ibadah sebagai bagian dari realisasi visi dan misi kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Haris Yoku.
“Pemerintah Kabupaten Jayapura akan mengintervensi penuh seluruh kebutuhan tempat ibadah, baik masjid maupun gereja. Ini merupakan bagian dari visi dan misi saya bersama Wakil Bupati. Karena itu, kami pastikan seluruh aspirasi yang sudah kami terima akan kami jawab. Namun karena kondisi keuangan daerah yang belum stabil, maka penyelesaiannya akan dilakukan secara bertahap,” ujar Yunus Wonda.
Bupati menjelaskan, setelah proses penyerapan aspirasi selesai dilakukan, pemerintah daerah akan segera menurunkan tim verifikasi ke seluruh tempat ibadah guna memastikan setiap usulan yang disampaikan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
Langkah ini dinilai penting agar proses penganggaran nantinya benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan prioritas masyarakat.
“Aspirasi yang sudah kami serap ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan penurunan tim ke seluruh tempat ibadah, baik masjid maupun gereja. Tim akan melakukan verifikasi langsung untuk memastikan bahwa aspirasi yang kami terima sesuai dengan kondisi lapangan. Setelah seluruh data terkumpul, baru kami lakukan penganggaran berdasarkan hasil verifikasi tersebut,” jelasnya.
Yunus Wonda menegaskan, pembangunan dan pemenuhan kebutuhan tempat ibadah menjadi salah satu fokus utama pemerintahannya karena menyangkut kepentingan masyarakat luas, bukan kepentingan individu atau kelompok tertentu.
Ia menekankan bahwa dalam kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Haris Yoku, pemerintah akan lebih mengutamakan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat umum.
“Dalam kepemimpinan saya bersama Wakil Bupati Haris Yoku, kami sudah berkomitmen untuk lebih fokus pada program-program yang menyentuh kepentingan umum, khususnya menjawab kebutuhan tempat ibadah dan fasilitas publik lainnya. Karena itu, kami juga perlu menyampaikan bahwa pemerintah tidak akan melayani permintaan yang sifatnya untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.
Bupati juga meminta pengertian dari seluruh masyarakat Kabupaten Jayapura terkait kondisi keuangan daerah yang saat ini belum sepenuhnya stabil, sehingga seluruh program pembangunan harus dilakukan secara terukur dan berdasarkan skala prioritas.
Meski demikian, ia memastikan komitmen pemerintah untuk mendukung pelayanan keagamaan tetap menjadi perhatian utama.
Kunjungan kerja tersebut mendapat sambutan positif dari tokoh agama dan masyarakat setempat yang menilai langkah Bupati Jayapura sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan umat beragama.
Dengan langkah verifikasi dan penganggaran yang terencana, Pemerintah Kabupaten Jayapura berharap seluruh kebutuhan dasar tempat ibadah di wilayah tersebut dapat terpenuhi secara bertahap, demi menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, dan sejahtera.
Laporan: TY


Comment