Jayapura, PW – Pemerintah Provinsi Papua resmi menutup Stadion Lukas Enembe setelah terjadi kericuhan pada laga Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada Jumat, 8 Mei 2026. Penutupan ini dilakukan sebagai langkah perbaikan fasilitas stadion yang mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.
Gubernur Papua, Matius Fakhiri, menegaskan bahwa Stadion Lukas Enembe merupakan roh kebangkitan olahraga di Papua. Oleh karena itu, segala kerusakan yang terjadi harus segera dibenahi agar stadion dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman.
Selain perbaikan fisik, Pemerintah Provinsi Papua juga akan melakukan evaluasi bersama manajemen Persipura. Evaluasi ini bertujuan memperkuat koordinasi pengamanan dan tata kelola pertandingan sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.
Gubernur memastikan bahwa pemerintah bertanggung jawab penuh atas perbaikan seluruh fasilitas stadion yang rusak akibat kerusuhan. Dengan langkah ini, diharapkan Stadion Lukas Enembe dapat kembali menjadi pusat kebanggaan masyarakat Papua dan mendukung perkembangan olahraga di wilayah tersebut.(TY)


Comment