Daerah Ekonomi Supiori
Beranda » Berita » Ketua DPRK Supiori: Masyarakat Jangan Terprovokasi Isu Kelangkaan BBM, Stok Di Supiori Masih Aman

Ketua DPRK Supiori: Masyarakat Jangan Terprovokasi Isu Kelangkaan BBM, Stok Di Supiori Masih Aman

 

SUPIORI, PapuaWone.com – Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya jenis Pertalite, di Kabupaten Supiori, Provinsi Papua, hingga saat ini dipastikan masih dalam kondisi aman. Masyarakat pun diminta untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi atau isu yang menyebutkan adanya kesulitan pasokan BBM di wilayah tersebut.

Ketua DPRK Supiori, Dolfinus D. Mansoben, menegaskan bahwa stok BBM jenis Pertalite untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Supiori masih tersedia dan berada dalam batas aman.

“Stok BBM jenis Pertalite untuk Kabupaten Supiori sampai saat ini masih aman,” ujar Dolfinus Mansoben.

Ia menjelaskan, setiap bulan Kabupaten Supiori mendapatkan alokasi pasokan BBM dari Pertamina Biak sebanyak 60 ton. Pasokan tersebut selanjutnya didistribusikan kepada penyalur dan SPBU resmi, termasuk di wilayah Sowek dan Manggonswan.

12 NAPI KABUR DARI LAPAS NARKOTIKA DOYO, 7 MASIH BURON TERMASUK 3 WARGA PNG

“Setiap bulan kami di Supiori mendapatkan jatah 60 ton BBM. Pasokan tersebut kemudian didistribusikan ke penyalur dan SPBU resmi di Sowek serta Manggonswan,” jelasnya.

Menurut Dolfinus, alokasi 60 ton BBM tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan masyarakat, baik yang berada di wilayah kepulauan maupun masyarakat di daratan, termasuk Distrik Supiori Timur yang memiliki jumlah penduduk cukup padat.

Karena itu, ia meminta masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama isu mengenai kelangkaan BBM yang beredar melalui media sosial seperti WhatsApp dan Facebook.

“Saya meminta seluruh masyarakat Supiori agar tidak mudah terpancing atau terprovokasi oleh isu maupun pernyataan yang tidak akurat terkait ketersediaan BBM. Apalagi jika informasi tersebut disebarkan melalui media sosial tanpa disertai bukti dan data yang jelas,” tegasnya.

Dolfinus juga menyampaikan bahwa DPRK Supiori bersama Pemerintah Daerah terus melakukan pemantauan serta berupaya membenahi berbagai persoalan yang berkaitan dengan ketersediaan dan distribusi BBM di wilayah tersebut.

Pasokan Tersendat, Harga Cabai di Jayapura Melonjak hingga Rp140 Ribu per Kilogram

Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah pertemuan antara DPRK Supiori, Pemerintah Daerah, dan PT Pertamina Biak pada 19 Agustus 2026 lalu. Pertemuan tersebut secara khusus membahas pasokan serta kelancaran distribusi BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Supiori.

Dari hasil pertemuan tersebut, pihak Pertamina memastikan komitmennya untuk terus menjaga konsistensi pasokan dan distribusi BBM di Kabupaten Supiori.

“Hasil pertemuan kami bersama pemerintah daerah dan PT Pertamina Biak adalah memastikan agar pasokan BBM di Kabupaten Supiori tetap aman dan tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkap Dolfinus.

Lebih lanjut, Dolfinus bersama sejumlah anggota DPRK Supiori akan terus melakukan pengawasan terhadap ketersediaan dan distribusi BBM agar penyalurannya berjalan baik serta tepat sasaran.

Ia juga berharap pembangunan SPBU untuk wilayah daratan yang berlokasi di sekitar Kompleks Pasar Sentral Sorendiweri dapat segera diselesaikan pada bulan ini dan mulai beroperasi.

Tokoh Adat Papua : Miris, Gubernur Dan DPR Papua Serta Jajaran Utamakan Hadiri Acara Nikah Ketimbang Hadiri HUT MRP ke-21

Menurutnya, keberadaan SPBU tersebut sangat penting untuk membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat, khususnya warga Sorendiweri dan sekitarnya, sehingga akses terhadap BBM menjadi lebih mudah.

Dolfinus berharap masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta bersama-sama mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan BBM di Kabupaten Supiori.

Penulis: Redaksi PapuaWone.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement