Jayapura, PW – Semangat kewirausahaan, kepemimpinan, dan integritas menjadi pesan utama yang disampaikan Anggota DPR Provinsi Papua, Wagus Hidayat, saat memberikan materi dalam kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XXIII Universitas Yapis Papua yang mengusung tema, berani memulai.
Dalam kegiatan yang diikuti ratusan mahasiswa tersebut, Wagus Hidayat hadir sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman dan perjalanan hidupnya sebagai pengusaha, pebisnis, sekaligus politisi. Ia menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, khususnya dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan gelar akademik, tetapi juga harus memiliki keberanian untuk memulai, berinovasi, dan menciptakan peluang. Ia mengajak para peserta KKN untuk mulai membangun pola pikir sebagai pencipta lapangan kerja, bukan hanya sebagai pencari kerja.
“Harapan saya, generasi muda dari Universitas Yapis Papua ini dapat menjadi aset bangsa di masa depan, menjadi pebisnis dan wirausahawan yang sukses, dan tidak menutup kemungkinan bisa menjadi politisi yang handal maupun akademisi yang berintegritas,” ujar Wagus di hadapan para peserta.
Dalam pemaparannya, Wagus menceritakan berbagai tantangan yang pernah dihadapi selama membangun usaha dan meniti karier di dunia politik. Menurutnya, keberhasilan tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan kerja keras, ketekunan, disiplin, serta keberanian mengambil risiko.
Ia juga menekankan bahwa integritas merupakan nilai yang tidak boleh ditinggalkan oleh generasi muda dalam situasi apa pun. Di tengah berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan perkembangan teknologi yang begitu cepat, mahasiswa harus tetap menjaga kejujuran, tanggung jawab, dan komitmen terhadap nilai-nilai moral.
“Situasi saat ini mungkin tidak selalu baik, tetapi kita tidak boleh cepat berputus asa. Yang perlu kita tanamkan adalah spirit, semangat, dan keyakinan bahwa setiap orang memiliki kemampuan untuk berkembang dan meraih kesuksesan,” katanya.
Sebagai wakil rakyat di DPR Provinsi Papua, Wagus mengaku memiliki perhatian besar terhadap pengembangan sumber daya manusia Papua. Menurutnya, kemajuan daerah sangat bergantung pada kualitas generasi muda yang hari ini sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi.
Karena itu, ia berharap kegiatan pembekalan KKN tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menjadi ruang pembelajaran yang membentuk karakter, memperluas wawasan, serta meningkatkan kesiapan mahasiswa untuk terjun ke tengah masyarakat.
“KKN merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat, memahami berbagai persoalan di lapangan, sekaligus mengasah kemampuan kepemimpinan dan pengabdian. Pengalaman ini akan menjadi bekal yang sangat berharga untuk masa depan,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, para mahasiswa diharapkan memperoleh motivasi tambahan untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, dunia usaha, maupun berbagai bidang profesi lainnya setelah menyelesaikan pendidikan.
Kehadiran para praktisi dan tokoh inspiratif dalam pembekalan KKN Angkatan XXIII Universitas Yapis Papua juga diharapkan mampu memperkuat mental, karakter, dan jiwa kepemimpinan mahasiswa agar kelak menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi pembangunan Papua dan Indonesia.
“Berani memulai adalah langkah pertama menuju kesuksesan. Namun yang lebih penting adalah menjaga integritas dalam setiap proses perjalanan menuju cita-cita,” tutup Wagus Hidayat.(Redaksi)


Comment