Daerah
Beranda » Berita » Dukung Swasembada Pangan Nasional, Wali Kota Jayapura Usulkan Tambahan 300 Hektar Lahan Pertanian

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Wali Kota Jayapura Usulkan Tambahan 300 Hektar Lahan Pertanian

 

Jakarta, PW – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengusulkan penambahan pembukaan lahan pertanian seluas 200 hingga 300 hektar di Distrik Muara Tami sebagai langkah strategis mendukung program swasembada pangan nasional dan penguatan ketahanan pangan di Tanah Papua.

Usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Konsolidasi Pembangunan Pertanian Wilayah Papua Tahun 2026 yang dipimpin oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Rapat tersebut dihadiri para gubernur, bupati, dan wali kota dari seluruh wilayah Papua sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat mempercepat pencapaian swasembada pangan nasional melalui program cetak sawah baru, peningkatan produksi pertanian, serta pengembangan sektor perkebunan.

Muara Tami Dinilai Masih Memiliki Potensi Lahan Luas

Kapolda CUP III Umum 2026 Siap Digelar di Timika, Total Hadiah Rp116 Juta

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Jayapura menjelaskan bahwa wilayah Distrik Muara Tami hingga kawasan perbatasan Republik Indonesia dengan Papua Nugini masih memiliki potensi lahan pertanian yang cukup luas untuk dikembangkan.

Menurut Abisai Rollo, Pemerintah Kota Jayapura saat ini telah menyiapkan sekitar 100 hektar lahan sawah yang telah dan sedang dimanfaatkan untuk produksi padi. Namun, masih tersedia lahan potensial lainnya yang dapat dikembangkan guna meningkatkan produksi pangan daerah.

“Kami masih memiliki lahan yang cukup luas di Distrik Muara Tami hingga kawasan perbatasan. Saat ini sudah tersedia sekitar 100 hektar lahan siap tanam padi dan sebagian telah ditanami. Karena masih tersedia lahan potensial lainnya, kami mengusulkan tambahan program cetak sawah seluas 200 hingga 300 hektar,” ujar Abisai Rollo di hadapan Menteri Pertanian.

Menteri Pertanian Beri Respons Positif

Menanggapi usulan tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan respons positif dan menyatakan dukungannya terhadap rencana perluasan lahan pertanian di Kota Jayapura.

BAJAJ HADIR DI PAPUA JADI SOLUSI TRANSPORTASI MODERN

Pemerintah pusat menyetujui pengembangan tambahan areal pertanian yang diproyeksikan dapat memperkuat ketahanan pangan Papua sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.

Dukungan ini disambut baik oleh Pemerintah Kota Jayapura yang menyatakan kesiapan untuk menyiapkan lahan tambahan apabila program perluasan areal pertanian kembali dibuka pada masa mendatang.

“Ke depan, apabila ada peluang pengembangan lebih lanjut, kami masih memiliki lahan yang dapat disiapkan hingga kawasan perbatasan untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” tegas Abisai Rollo.

Target 400 Hektar Lahan Pertanian

Dengan adanya dukungan tersebut, total pengembangan lahan pertanian yang direncanakan di Kota Jayapura diperkirakan mencapai 400 hektar, terdiri dari:

KDM Berikan Beasiswa untuk 40 Anak Papua Kuliah di Bandung

  • 300 hektar lahan padi
  • 100 hektar lahan kopi

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi pangan lokal, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat posisi Papua sebagai salah satu daerah penyangga ketahanan pangan Indonesia di kawasan timur.

Langkah Pemerintah Kota Jayapura dalam mengusulkan perluasan lahan pertanian menunjukkan komitmen kuat daerah untuk mendukung program strategis nasional sekaligus mendorong kemandirian pangan masyarakat. Dengan potensi lahan yang masih tersedia di kawasan Muara Tami hingga perbatasan Papua Nugini, Jayapura dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi salah satu sentra produksi pangan baru di Tanah Papua.

(Redaksi Papua Wone)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement