PAPUAWONE.COM, JAYAPURA – Kericuhan yang terjadi pada laga play-off Persipura Jayapura melawan Adhyaksa Fc di Stadion Lukas Enembe, 8 Mei lalu, menyisakan sorotan tajam. Dalam insiden tersebut, terlihat jelas sekelompok oknum mengibarkan bendera Bintang Kejora sambil berlari di tengah lapangan. Tak hanya itu, bendera serupa juga dikibarkan di halaman stadion setelah aksi anarkis yang mengakibatkan puluhan kendaraan terbakar serta kerusakan fasilitas stadion.
Manajer tim Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan, menegaskan bahwa pihaknya sangat yakin kericuhan tersebut bukan dilakukan oleh suporter Persipura. Menurutnya, ada pihak lain yang memanfaatkan momentum pertandingan untuk melakukan tindakan anarkis.
“Ini negara demokrasi. Kalau mau melakukan aksi-aksi seperti itu, jangan memakai panggung Persipura. Dampaknya masyarakat Papua sendiri yang menjadi korban,” tegas Owen.
Ia menambahkan, tindakan sejumlah oknum tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan pertandingan maupun dengan Persipura Jayapura. Owen berharap masyarakat tidak terprovokasi dan tetap mendukung Persipura dengan cara yang positif, karena klub ini adalah kebanggaan Papua.
Sekedar diketahui bahwa, pada Jumat 8 Mei telah digelar laga play off yang mempertemukan Persipura dan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe dengan skor 0-1 atas kemenangan Adhyaksa FC, seusai pertandingan terjadi kericuhan yang dilakukan oleh sporter Persipura yang tidak menerima kekalahan di dalam lapangan.(TY)


Comment