PAPUAWONE.COM, JAYAPURA – Persipura Jayapura mengambil langkah besar dengan resmi membubarkan skuad utama pada dini hari, 10 Mei 2026. Keputusan ini diambil hanya dua hari setelah laga play-off melawan Adhyaksa FC pada 8 Mei lalu yang diwarnai kericuhan.
Manajer tim, Owen Rahadiyan, menegaskan bahwa pembubaran ini bukan sekadar keputusan emosional, melainkan bagian dari strategi pembangunan ulang tim dengan fondasi yang lebih kokoh untuk menghadapi musim Liga 2 mendatang. Target utama manajemen adalah pada awal Juni sudah memiliki daftar pemain baru yang siap memperkuat tim.
Sementara itu, nasib tim pelatih dan official masih belum dipastikan. Owen menyebut pihaknya membutuhkan waktu untuk memutuskan apakah akan tetap bergabung atau tidak. Fokus saat ini adalah membangun pondasi yang kuat sebelum melangkah lebih jauh.
Owen juga menyinggung bahwa keputusan ini merupakan bentuk introspeksi pasca-insiden kericuhan. Salah satu kekhawatiran utama adalah dampak dari keputusan PSSI terkait keamanan stadion. Jika penonton harus diatur secara ketat, biaya operasional tim diprediksi akan semakin berat.
Dengan langkah ini, Persipura Jayapura berharap bisa bangkit kembali dan menata ulang perjalanan mereka di Liga 2, sekaligus mengembalikan kepercayaan publik terhadap tim kebanggaan Papua.(TY)


Comment