Sentani, Papuawone.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Tony Mote bersama Kepala Puskesmas Waibu, Fransina Dike, melakukan kunjungan ke sejumlah Pos Kesehatan Desa (Pustu) di tiga kampung, Distrik Waibu, pada Senin (15/12/2025) sore. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas dan tenaga medis dalam rangka rencana pengaktifan seluruh Pustu di Kabupaten Jayapura mulai tahun depan.

Dalam keterangannya, Anton Mote menegaskan bahwa langkah ini bertujuan agar masyarakat di kampung-kampung dapat memperoleh pelayanan kesehatan lebih cepat tanpa harus pergi ke RSUD Youwari atau Puskesmas.
“Kami targetkan tahun depan pelayanan di Pustu bisa lebih aktif. Oleh karena itu saat ini kami mengunjungi Pustu di Kampung Kwadewar, Bambar, dan Doyo Lama untuk memastikan kondisi tempat pelayanan seperti apa, fasilitas apa saja yang dibutuhkan, serta tenaga medisnya,” ujar Anton Mote.
Dari hasil pantauan, Anton menilai masih ada sejumlah hal yang perlu dilengkapi, mulai dari fasilitas gedung, peralatan medis, hingga sarana penunjang lainnya. Ia menekankan bahwa pembenahan akan segera dilakukan agar target aktivasi Pustu di tahun 2026 dapat terwujud.
Anton menambahkan, dengan aktifnya Pustu, program-program kesehatan yang baru diluncurkan oleh Bupati Jayapura dapat dijalankan secara maksimal di tingkat kampung.

“Kami harap program Jangkar Sehat, Jumpa Jayapura Bersahabat, ATM Center, dan RMC Jayapura bisa aktif juga di kampung melalui Pustu. Oleh karena itu Pustu-pustu harus kami benahi demi pelayanan kesehatan yang lebih baik di tingkat kampung,” jelasnya.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan dasar di masyarakat, sekaligus mendukung visi Kabupaten Jayapura dalam meningkatkan kualitas hidup warga melalui akses kesehatan yang lebih dekat dan merata. (Redaksi)


Comment