Daerah Politik
Beranda » Berita » Dari Pulau Padaido Biak Numfor, Suara DOB Papua Utara Menggema! Tokoh Agama Desak Pemekaran

Dari Pulau Padaido Biak Numfor, Suara DOB Papua Utara Menggema! Tokoh Agama Desak Pemekaran

 

BIAK NUMFOR, PapuaWone.com – Dari gugusan pulau di Kepulauan Padaido, Kabupaten Biak Numfor, suara dukungan terhadap pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Utara kembali menggema.

Aspirasi tersebut disampaikan langsung masyarakat melalui Tokoh Agama yakni Ketua Klasis GKI Amando-Padaido, Pdt. Jhon Baransano, saat menerima kunjungan kerja Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Tonny Tesar, bersama jajaran pengurus dan anggota legislatif Partai NasDem, Senin (7/9/2026).

Kunjungan yang awalnya berfokus pada program pembangunan dan kebutuhan dasar masyarakat itu berubah menjadi ruang dialog terbuka. Warga tidak hanya menyampaikan kebutuhan infrastruktur, tetapi juga menitipkan harapan besar mengenai masa depan wilayah Saireri.

Tonny Tesar hadir bersama Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Papua Jhony Banua Rouw, Wakil Ketua I DPRP Papua Herlin Beatrix Monim, serta Anggota DPRP Papua Fraksi NasDem Norman Banua, Ance Wanggai dan Dwita Handayani. Rombongan juga didampingi jajaran kader NasDem dari tingkat kabupaten dan kota.

NasDem Hadir di Biak Numfor, Bantu Rehabilitasi 447 Rumah dan Air Bersih, Bupati Biak Dukung Penuh Program Aspirasi NasDem

Bukan Sekadar Kunjungan, NasDem Datang Membawa Program

Kunjungan ke Biak Numfor merupakan bagian dari agenda untuk melihat secara langsung kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM).

Program tersebut diarahkan untuk menyentuh kebutuhan dasar warga, termasuk masyarakat yang berada di kampung-kampung dan wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

Di Kampung Wundi dan Kampung Pai, Distrik Kepulauan Padaido, rombongan NasDem disambut masyarakat melalui prosesi adat khas Biak.

Suasana semakin hangat ketika rombongan mengikuti ibadah bersama warga. Di Kampung Wundi, bantuan diserahkan untuk mendukung pembangunan Gedung Pastori Jemaat GKI Betlehem Wundi.

BUPATI SUPIORI APRESIASI PROGRAM ASPIRASI NASDEM, PEMBANGUNAN JALAN SUPIORI UTARA SEGERA DIPROSES

Sementara di Kampung Pai, perhatian diarahkan pada sektor pendidikan. Rombongan meninjau langsung SD YPK Betlehem Pai yang membutuhkan renovasi.

Kondisi sekolah tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kebutuhan pembangunan di wilayah kepulauan masih cukup besar dan membutuhkan perhatian dari pemerintah maupun para wakil rakyat.

Dari Kebutuhan Kampung, Muncul Aspirasi Papua Utara

Namun, ada pesan yang lebih besar yang disampaikan masyarakat dalam pertemuan tersebut.

Di hadapan rombongan NasDem, Ketua Klasis GKI Amando-Padaido, Pdt. Jhon Baransano, menyampaikan sikap masyarakat terkait pembentukan Provinsi Papua Utara.

22 Anggota DPR Tolikara Minta Sekwan Transparansi Hak Dewan

“Kami segenap warga Klasis Amando-Padaido, Kabupaten Biak Numfor, menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Provinsi Papua Utara,” tegas Pdt. Jhon.

Menurutnya, pemekaran Papua Utara dipandang sebagai salah satu jalan untuk memperkuat pemerataan pembangunan dan memperpendek rentang kendali pelayanan pemerintahan bagi masyarakat di Wilayah Adat Saireri.

Ia meminta pemerintah memberikan perhatian yang adil terhadap seluruh wilayah adat di Tanah Papua.

“Pemerintah harus berlaku adil dalam pemerataan pembangunan bagi ketujuh wilayah adat di Tanah Papua. Enam wilayah adat lainnya sudah mendapat pengakuan dan perhatian, sementara kami dari Wilayah Adat Saireri seakan tertinggal,” ujarnya.

Pdt. Jhon menilai kondisi geografis Saireri yang terdiri atas wilayah pesisir dan kepulauan membutuhkan kebijakan pembangunan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Karena itu, ia berharap aspirasi pembentukan Papua Utara tidak berhenti sebagai wacana, tetapi dapat diperjuangkan hingga menjadi kenyataan melalui mekanisme yang berlaku.

“Padahal kami semua lahir dari satu produk Undang-Undang yang sama. Karena itu, pemekaran ini harus segera diwujudkan!” tegasnya.

Tonny Tesar: Kita Kawal Bersama

Mendengar aspirasi tersebut, Tonny Tesar mengajak masyarakat untuk tidak terpecah dan terus menjaga persatuan dalam memperjuangkan kepentingan daerah.

Bagi Tonny, aspirasi masyarakat merupakan bagian penting yang harus didengar oleh para wakil rakyat, kemudian diperjuangkan melalui jalur kelembagaan dan politik sesuai aturan yang berlaku.

Ia pun mengajak masyarakat untuk menyatukan langkah sekaligus memanjatkan doa agar perjuangan pembentukan Papua Utara mendapat jalan terbaik.

“Mari kita berdoa, agar cita-cita menjadikan Papua Utara sebagai Daerah Otonomi Baru yang sah dapat dikabulkan Tuhan dan diwujudkan melalui langkah nyata Pemerintah, baik Pusat maupun Daerah,” kata Tonny.

Pernyataan tersebut disambut sebagai bentuk komitmen untuk membawa suara masyarakat dari wilayah kepulauan ke ruang-ruang pengambilan kebijakan di tingkat daerah maupun pusat.

Saireri Menunggu Perhatian Lebih Besar

Bagi masyarakat Kepulauan Padaido, persoalan pembangunan dan aspirasi pemekaran memiliki kaitan yang erat.

Ketika akses pemerintahan dan pembangunan dapat semakin dekat, masyarakat berharap kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan, transportasi, infrastruktur kampung dan pelayanan publik dapat ditangani lebih cepat.

Karena itu, dukungan terhadap Papua Utara yang disampaikan Klasis GKI Amando-Padaido menjadi pesan penting dari masyarakat Saireri.

Kunjungan NasDem kali ini pun meninggalkan lebih dari sekadar bantuan dan agenda seremonial. Dari Wundi hingga Pai, masyarakat menyampaikan kebutuhan mereka sekaligus menitipkan satu harapan besar kepada para wakil rakyat: agar suara Saireri tidak lagi berada di pinggir, tetapi menjadi bagian penting dalam arah pembangunan Tanah Papua.

Kini, perjuangan tersebut menunggu langkah nyata di tingkat kebijakan. Papua Utara bukan hanya tentang pemekaran wilayah, tetapi tentang harapan masyarakat Saireri untuk mendapatkan pembangunan dan pelayanan pemerintahan yang lebih dekat, adil dan merata.(Redaksi)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement